h1

Jangan Bersedih

September 18, 2008

(Tiada daya untuk menghindar dari kederhakaan dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan ALLAH)

 

Emas pertama : Wanita yang melawan penindasan

 

Apa yang berlalu biarlah berlalu ;

Cita-cita adalah harapan yang belum pasti ;

Dan bagimu hanyalah saat yang sedang di jalani

 

Perhatikanlah nash-nash syari’at yang terkandung dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Sesungguhnya Allah telah memuji seorang wanita solehah dan mukminah.

 

ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

 

Dan ALLAH membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman,ketika ia berkata: ‘Ya Tuhanku,bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.

 

Surrah Ath-Tahrim: Ayat 11.

 

Jadi renungkanlah kenapa ALLAH menjadikan wanita ini (Asiyah Radhiyallahu’anha) sebagai contoh atau ikutan bagi orang-orang mukmin atau mukminah? Kenapa ALLAH menjadikannya sebagai model dan fenomena yang jelas bagi mereka yang ingin mendapatkan hidayah dan melaksanakan sunnah ALLAH dan Rasul-Nya dalam kehidupan?

 

Alangkah cerdasnya dan pintarnya wanita ini, kerana ternyata dia lebih memilih tinggal disisi Tuhannya Yang Maha Mulia dan lebih mengutamakan bertetangga (dengan ALLAH) daripada menempati tempat tinggalnya. Untuk itu, ia rela membangkang terhadap ketaatan kepada suaminya, Fir’aun yang berdosa, melampaui batas lagi kafir. Dia menolak hidup di dalam istananya yang mewah penuh dengan periasan duniawi dan banyakkanya para pelayan yang siap melayani semua keperluannya. Dia lebih memilih tempat tinggalnya yang lebih kekal, lebih indah dan lebih cantik di sisi Tuhannya yang menguasai semesta alam, di dalam syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, di tempat yang telah di janjikan di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Sesungguhnya dia adalah wanita yang agung, di mana keteguhannya dan kejujurannya telah mendorongnya untuk menyeru secara terang-terangan kepada suaminya-seorang dictator zalim- dengan kalimah benar dan keimanan. Maka akhirnya, ia pun diseksa kerana mempertahankan keimanannya itu. Kemudian ALLAH menjadikannya sebagai wanita teladan bagi setiap mukminah hingga hari qiamat. ALLAH juga mencatat dan memuji namanya dalam Al-Quran, serta menyanjung perbuatannya dan menghinakan suaminya yang telah menyimpang dari jalan ALLAH.

 

Bekalan : Di sana ada suatu tempat di barisan terdepan, tetapi menuntut anda untuk menambah peningkatan dan kesempurnaan dalam setiap hal yang anda amalkan.

 

16 Ramadhan 1429H

2.56PM,16/09/2008

ANA.D.JUMIDIL @ S.H.J

CHERAS SELANGOR.

Email : hazidah@yahoo.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: